Senin, 18 November 2019 0 Comments

B E N I H #CoretanOo #26

B E N I H
                                                                             


Seorang DIREKTUR Bermaksud Untuk Mundur Dari Perusahaan, Dan ingin Menyerahkan Jabatannya tsb. Kepada Salah Seorang Staf Terbaiknya.

Untuk itu Ia Memanggil Seluruh Staf, Memberikan Masing2 sebutir Benih :

" Rawat, Pupuk, Siram Dengan Teratur Benih ini dan Kembalilah
3 Bulan Dari Sekarang Dengan Membawa Tanaman Yang Tumbuh Dari Benih ini"

" YANG TERBAIK, Akan Menjadi Penggantiku Sebagai Direktur di Perusahaan ini."

Salah Seorang Staf, Bernama AHMAD Yang Juga Mendapat Benih tsb, Langsung Pulang ke Rumah dan Merawat Dengan Penuh Disiplin Benih Tanaman tsb. Setiap Hari Benih itu ia Siram Dengan Air Dan Diberinya Pupuk.

Setelah 3 Bulan, di Kantor Perusahaan, Semua Orang Saling Membicarakan Kehebatan Tanaman Mereka Yang Tumbuh Dari Benih Tsb.

Ternyata Hanya Benih Tanaman AHMAD Yang Tanamannya Tidak Tumbuh Sama Sekali.

Ahmad Merasa Telah Gagal.
Setelah 3 Bulan, Seluruh Staf Memperlihatkan Hasil Benih Tersebut.

Ahmad Berkata Kepada Istrinya Bahwa ia Tidak Akan Membawa Pot Yang Kosong Karena Bibitnya Busuk dan Tidak Bisa Tumbuh.

Namun Istrinya Mendorong Untuk Tetap Membawa Pot Kosong Tsb. Apa Adanya Untuk Memenuhi Janji Kepada Direktur 3 Bulan Yang Lalu.

"Bawa Saja Bang, Meskipun Abang Gagal Untuk Bisa Menumbuhkan Benih Padi Tsb, Paling Tidak Bang Ahmad Sudah Menunjukan I'tikad Baik Sudah Berusaha Semaksimal Mungkin Merawatnya Sesuai Dengan Permintaan  Direktur. " Demikian Kata Istrinya.

"Baiklah"
Jawab Ahmad, Meskipun Dengan Hati Ciut Karena Merasa Tidak Bisa Melaksanakan Perintah Sang Direktur Dengan Se-baik2nya.

Masuk Ruang Breefing, Ahmad Membawa Pot Kosong. Seluruh Mata Memandangnya Kasihan.

Ketika Direktur Masuk Ruangan Ia Memandang Keindahan Seluruh Tanaman Yang Katanya Hasil Dari Benih2 Yang Diberikan Direktur 3 Bulan Yang Lalu itu, Hingga Akhirnya Berhenti di Depan AHMAD Yang Tertunduk Malu.

Sang Direktur Memintanya ke Depan & AHMAD Disuruh Menceritakan Secara Kronologis Proses Penanamannya Sampai Tidak Bisa Tumbuh..???

Ketika AHMAD Selesai Cerita, Direktur Berkata Dengan Antusias,
"Beri Tepuk Tangan Untuk AHMAD , Direktur Kita Yang Baru Sekarang "

Sang Direktur Kemudian Menceritakan :
"Semua Benih Yang Kuberikan Kepada Kalian, Sebelumnya Telah KUREBUS Dengan AIR PANAS Hingga Mati & Tidak Mungkin Tumbuh Lagi. Jika Benih Kalian Dapat Tumbuh, Berarti Kalian Telah Menukarnya & Berbohong Padaku. Kecuali AHMAD, Ternyata Hanya Dia Yang JUJUR".

MORAL STORY :
Taburlah KEJUJURAN, Karena Dengan Menabur Kejujuran Akan Menuai KEPERCAYAAN.

Jangan Pernah Takut BERBUAT JUJUR.
Tapi Takutlah Jika Anda Berbuat TIDAK JUJUR.

Dibalik sukses yang diraih AHMAD.
Ada seorang Yang Hebat Lagi yaitu Isterinya AHMAD.
Hanya PEREMPUAN Hebatlah Yang Bisa Memberi Dorongan Semangat Suaminya Untuk Selalu Menjaga Integritasnya!

Selalu Ada Tempat Buat Orang JUJUR...PERCAYALAH ...!!!
Jumat, 30 Agustus 2019 0 Comments

Beriman Pada Hari Akhir #CoretanOo #25

"Beriman Pada Hari Akhir"
***

Pernahkah kita mengantri dalam kemacetan yang sangat panjang ketika dalam perjalanan, seperti ketika mudik? Bukankah mengantri beberapa jam saja sudah membuat kita kadang merasa tidak tahan dan kesal?

Lantas, bagaimana ketika kita mengantri di “hari perhitungan” nanti?

Pada akhirnya, setiap orang akan mengantri, untuk ditanya setiap amalan di dunia, maka berapa lama kita mengantri?

Hari ini, ada 7 milyar penduduk di muka bumi. Bayangkan, jika kita berada di urutan terakhir, berapa lama kita harus menunggu?

Andai, setiap orang itu dihisab 1 detik saja, maka kita perlu menunggu selama 7 milyar detik, atau sekitar 200 tahun lamanya. Itu pun, kalau 1 detik.

Sedangkan, setiap manusia, dihisab sesuai lama usia hidupnya.

Sedangkan, manusia yang dihisab tidak hanya dari generasi kita, tapi dari generasi Adam _alayhi salam_ hingga kiamat nanti.

Sedangkan, kita tidak tahu, akan berada di urutan ke berapakah kita nanti.

Maka, berapa lama kita akan mengantri?

Kadang, ngantri di klinik, puskesmas, atau bank yang ada bisa duduk, ada AC, ada WiFi, bisa internetan, kadang menanti 4-5 nomer saja, membuat kita bete. Apalagi di padang mahsyar nanti. Di mana matahari berjarak beberapa jengkal saja.

***

Tapi ada pertanyaan yang justru harus lebih kita renungi,
Dalam kondisi apakah kita mengantri?

Ada orang-orang, yang mengantri dalam kepanasan, hingga mereka tenggelam dalam keringat mereka sendiri. Itu adalah orang-orang yang tidak percaya kepada Allah, juga banyak melakukan dosa dalam hidupnya. Bagi mereka, 1 detik saja begitu lama.

Ada pula, orang-orang, yang mengantri, namun mereka diberikan naungan. Yakni, tujuh orang yang mendapat naungan, juga orang-orang beriman, dan orang yang sering bertaubat. Bagi mereka, berapa lama pun tak terasa berat.

Dengan mengimani Hari Akhir, mempercayai adanya hari perhitungan amal, tentu akan membuat hati kita yang kadang menjauh, untuk kembali mengingat kepada Allah SWT

Karena sesungguhnya, kita ini di dunia hanya sebentar, maka manfaatkanlah dalam kebaikan, karena kita ini hanya sedang singgah, sebelum pulang kampung ke akhirat.

Sudah siap mengantri? Sudah cukup bekalnya?

***
Choqi Isyraqi
Edited By @SatyaOo
Selasa, 13 Agustus 2019 0 Comments

Akan Datang Yang Lebih Baik #CoretanOo #24


“Akan Datang Yang Lebih Baik“
Rendy Saputra,  28 Mei 2019

***

Selama isi hati kita baik, Allah janji akan memberikan yang lebih baik dari yang Dia ambil.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ قُل لِّمَن فِيٓ أَيۡدِيكُم مِّنَ ٱلۡأَسۡرَىٰٓ إِن يَعۡلَمِ ٱللَّهُ فِي قُلُوبِكُمۡ خَيۡرٗا يُؤۡتِكُمۡ خَيۡرٗا مِّمَّآ أُخِذَ مِنكُمۡ وَيَغۡفِرۡ لَكُمۡۚ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ

Wahai Nabi (Muhammad)! Katakanlah kepada para tawanan perang yang ada di tanganmu, “Jika Allah mengetahui ada kebaikan di dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan yang lebih baik dari apa yang telah diambil darimu dan Dia akan mengampuni kamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.(Surah Al-Anfal: 70)

Fii qulubikum khaira. Ada kebaikan di hatimu.

Ada keridhaan pada takdir yang sudah Allah tetapkan.Ada maaf pada orang yang menzalimi dan menyakitimu.

Ada doa baik pada semua orang yang engkau kenal. Ada sangka baik pada ketetapan Allah yang menurut logika tidak sesuai rencana diri.

Ada keinginan untuk taubat, meminta maaf pada orang yang pernah dan sedang kita sakiti.

Ada tekad untuk membayar kesalahan, hutang, kewajiban dan berbagai kekurangan diri yang orang lain meminta qishash.

Ada kesadaran untuk kembali kepada Allah, meniti jalan taubat, membayar khilaf khianat dengan amal saleh yang serius.

Ada rasa bahwa Allah Maha Menyayangi, Maha Pengasih, Maha Baik pada hamba-Nya.

***

Tenang saja Sahabat, selama ada kebaikan di hatimu. Cukuplah semua risaumu hilang saat ini juga. Karena sebentar lagi yang lebih baik akan datang.

Rezeki yang lebih baik. Pekerjaan yang lebih baik. Rumah tangga yang lebih baik. Sahabat yang lebih baik. Komunitas yang lebih baik. Kehidupan yang lebih baik.

Bukan janji Saya, tapi Allah yang berjanji. Maka cukuplah Allah yang menjamin benar janji-Nya

***
0 Comments

Me Time Sejati #CoretanOo #23


"Me Time' Sejati"
Salim A. Fillah, 8 Juni 2017

***

Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia turunkan baginya bala' penyesak dada dan penumpah airmata, agar dapat Dia dengarkan keluh sedunya.

Sebab amat indah hati seorang hamba, yang takut tapi rindu, yang harap tapi malu, dan yang mencinta tapi merasa hina di hadapan-Nya.

Maka himpunlah semua duka dan galau kita, tumpahkan ia dalam sujud yang lama. Dan rasakan kesyahduan ketika kita luangkan waktu untuk diri, dengan mushaf tergenggam jemari, airmata mengaliri pipi, dan Allah hadir akbar-Nya dalam hati.

Duka seorang hamba, duka sedalam cinta, seperti diqasidahkan Imam Asy Syafi'i dengan merdu merasuk hati:

‏صبرًا جميلاً ما أقرب الفرجا
من راقب الله في الأمور نجا
من صدق الله لم ينله أذى
ومن رجاه يكون حيث رجا

"Pada sabar yang jelita, jalan keluar betapa dekatnya. Siapa merasai pengawasan-Nya, pasti selamat segalanya."

"Siapa jujur pada Allah takkan digapai bahaya. Dan siapa ber-asa pada-Nya, dia dapati Allah sesuai harapnya."

***
Minggu, 21 Juli 2019 0 Comments

Filosofi Elang #CoretanOo #22


                                                                  "FILOSOFI ELANG"

Seekor elang mampu hidup hingga usia 70 tahun. Tua banget kan? Tapi usia itu tidak dicapai dengan mudah lho. Ada cerita unik di balik usia panjang sang elang.

Pernahkah kalian mendengar istilah life begins at 40? Pepatah itu mengacu pada fase regenerasi elang. Jadi, ketika elang mencapai usia 40 tahun, sebenarnya fisik luar elang sudah mulai mengalami penuaan. Paruh elang mulai memanjang dan bengkok hingga mengenai dadanya. Bulu-bulu di sekujur tubuhnya juga tumbuh lebat dan menjadi semakin berat. Kondisi fisik elang ini otomatis membuatnya sulit untuk terbang dan berburu.

Ketika elang mengalami kondisi tersebut, elang akan berusaha terbang ke tempat tertinggi yang bisa ia capai. Elang akan berdiam diri di sarangnya selama 150 hari. Bukan sekedar mengasingkan diri! Elang harus meregenerasi tubuhnya sendiri. Pilihannya adalah tersiksa atau mati.

Elang akan mulai menghantam-hantamkan paruhnya ke bebatuan hingga paruhnya terlepas sepenuhnya. Selanjutnya, elang akan menunggu hingga paruh barunya tumbuh dengan sendirinya. Paruh barunya yang tajam akan ia gunakan untuk mulai mencabut cakar-cakarnya hingga terlepas sepenuhnya. Disusul juga dengan pencabutan seluruh bulu dari tubuhnya. Elang kemudian akan menunggu hingga cakar dan bulunya kembali tumbuh dengan yang baru. Setelah habis masa regenerasi selama 150 hari, elang akan siap kembali menjalani sisa 30 tahun kehidupannya dengan energi dan kekuatan yang terbarukan.

Filosofinya adalah bahwa untuk mencapai suatu impian besar dalam hidup, kita memang perlu berkorban. Pencapaian dalam hidup kita juga pasti memiliki fase-fase yang sulit dan menyakitkan bagi diri kita. Tapi percayalah, layaknya elang, setelah kesulitan akan ada kemudahan. Bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.

Filosofi elang, berubah untuk masa depan yg lebih panjang..
Jumat, 12 Juli 2019 0 Comments

Fokus Kemana Kita ? #CoretanOo #21

Fokus Kemana Kita?
Bagi Sahabat yang Normal, kita dibekali modal Fisik dan waktu yang sama setiap harinya, yaitu 24 Jam, ada yang kehidupannya berlimpah ada pula yang tidak, ada yang bahagia ada pula yang tidak, ada yang selalu beruntung ada pula yang tidak. dan seakan kehidupan ini selalu diisi oleh dualitas.

Tetapi jika kita pelajari Pola kehidupan kita dan orang-orang sekitar kita, maka kita akan mudah mendapat kesimpulan tentang hidup ini, yaitu Fokus kemanakah sebenarnya diri ini ?

Bagi orang yang hidupnya dinaungi keberuntungan saya kira dia selalu fokus pada rasa Syukur yang dilakukannya terus menerus, begitu pula kebalikannya.

Bagi Orang yang Hidupnya berlimpah , saya yakin bahwa dia hidupnya selalu fokus pada mimpi-mimpinya dan menjalaninya dengan rasa tenang dan bahagia, sebaliknya yang kekurangan, bisa jadi dia kebanyakan mengeluh dan menghadirkan ketidaknyamanan dan ketakutan selalu dalam hidupnya.

Bagi orang yang mudah sekali Bahagia dan sangat damai, karena memang dia Fokus pada menerima setiap moment dalam hidupnya dengan senyuman dan penuh kesadaran, sebaliknya yang sulit bahagia karena bahagianya penuh syarat dan penuh ketakutan serta kecemasan.

Banyak Orang ingin hidup Damai, Bahagia, Sejahtera Lahir dan Batin, tetapi Anehnya Fokusnya pada kemarahan, kebencian, kedengkian dan merasa benar sendiri, kalau sudah seperti ini apakah bisa damai ? yo ora lah, wong fokusnya bertentangan dengan keinginannya.

Sebenarnya Rumus Kehidupan ini memang sangat Simple, Hanya Fokus kemana kita dalam hidup ini maka itulah yang akan kita jalani, karena sejatinya kita semua yang mengundang.

Kita mengundang kejadian atau peristiwa atau takdir dalam kehidupan sesuai apa yang kita fokuskan dan pancarkan dalam setiap Doa yang kita lakukan disetiap waktu.

Nah, Apapun Kondisi kita saat ini yang sedang kurang berdaya, yuk mari kita ubah fokus kita pada kebahagiaan, kedamaian, keberlimpahan dan kebaikan pada sesama

Toh saat anda memilih Tersenyum ataupun memilih mengeluh saat ada masalah dianya tetap ada kan? tetapi saya yakin masalah akan terlihat lebih mudah saat kita tersenyum dan merasa dilindungi Sang Ilahi.

Jadi Mulai saat ini Terima saja, Mengalir Saja, dan Tersenyum saja serta terus saja menebar kebaikan dan Yakin akan Pertolongan Sang Ilahi selalu menyelimuti diri ini.

Barokallah, Berkah, Berlimpah, Bahagia, Damai, Sejahtera Lahir dan Batin untuk Semuanya

#Miracleofsyukur
#HappinesInside
#BahagiaYuk
Senin, 08 April 2019 0 Comments

Self Talk Yang Positif #CoretanOo #20

"Self Talk Positif"

Ketika saya memberikan pelatihan bagi 150 Dosen Telkom University Bandung, yang diikuti 30 orang dosen. Ketika saya menjelaskan bahaya selftalk bagi diri sendiri, maupun dampaknya bagi orang lain, dengan memberikan contoh selftalk yang salah :

1. "Gak tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging"
Inilah awal yang menyebabkan seseorang semakin gemuk

2. Ada seorang dosen yang tubuhnya over size, BB nya sekitar 120 kg, mengatakan begini  "Oh pantesan tubuh saya semakin melar kayak gini ya pak, ternyata selftalk saya selama ini salah.."katanya disela workshop. Lalu saya tanya, "Apa yang salah pak?" 
"Gak tahu kenapa, saya minum air putih saja, langsung jadi lemak.."
dan seketika semua peserta langsung terbahak-bahak...wkwkwkwkwk

Kita harus tahu, bahwa kata2 :  
”GAK TAHU KENAPA" 
“ENTAH KENAPA”
adalah kalimat pembuka pintu gerbang pikiran bawah sadar, tanpa seseorang harus dalam kondisi tidur (=dalam gelombang otak Theta)

👉Sahabat, pernah kah anda mengucapkan selftalk seperti ini: 
🙏"Namanya juga hidup, ya pastilah banyak cobaan.."
🙏"Gak tahu kenapa,   usaha saya dari dulu gagal melulu”
🙏“Gak  tahu kenapa, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap kurus.
🙏“Gak tahu kenapa ya, saya makan nasi sedikit aja, gula saya lgs naik"
🙏“Gak tahu kenapa ya, saya begitu makan gorengan, cholesterol dan tekanan darah saya lgs tinggi .”
🙏“Gak tahu kenapa ya, setiap laki2 yang saya kenal semuanya brengsek dan mata keranjang!”
🙏“Gak tahu kenapa ya, anak saya sering sakit-sakitan..”
🙏“Gak tahu kenapa ya, setiap kepala saya kena air hujan, saya pasti sakit..”
👉Ya, tanpa kita sadari selftalk inilah yang menjadi program hidupnya, sehat, sakit, mental block, usaha dan nasib, semuanya seringkali bermuara dari selftalk 👌

👉Lalu jika sudah terlanjur terucap selftalk negatif, apa yang harus kita lakukan?
Apakah masih memungkinkan mengubah arah jalan hidup menjadi lebih baik ?

Jika sudah terlanjur terjadi, kita masih bisa mulai membiasakan diri dan memprogram ulang pikiran bawah sadar kita, sebuah program hidup baru, dengan selftalk positif seperti dibawah ini :
🙏"Namanya juga cobaan, pastilah akan ada jalan keluar dan kemudahan“
🙏"Namanya juga hidup, pastilah ada banyak rezeki dan keberuntungan.“
🙏"Namanya juga hidup, pastilah banyak keajaiban yang Allah sediakan"
🙏"Gak tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu selalu  dimudahkan oleh Allah dan semua hal yang saya kerjakan selalu lancar tanpa hambatan"
🙏"Saya bersyukur sekali, saya selalu dipertemukan dengan orang2 yang baik, orang2 yang hebat dan orang2 yang membuat hidup saya semakin sehat dan berkelimpahan”
🙏“Saya sungguh bersyukur dan merasa menjadi manusia yang paling beruntung, karena dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun saya bekerja sama, semuanya menghasilkan keuntungan yang besar bagi saya.”
🙏“Saya yakin dan percaya, semua keajaiban hidup yang saya dapatkan saat ini, adalah karena Tuhan mencintai dan menyayangi saya "

Sahabat.., setiap anda mengalami rasa tidak berdaya, tidak bersemangat dalam menjalani hidup, langsung katakan selftalk yang memberdaya dan menguatkan hidup seperti ini : 
Aku adalah pribadi yang penting !
Aku adalah pribadi yang besar !
Aku adalah pribadi yang berharga !
Keberadaan hidupku didunia ini sangat penting..
Keberadaanku dibutuhkan oleh kehidupan ini..
Karena itulah diriku yang sejati, yang tegar. yang kuat,  yang hebat akan senantiasa menebarkan banyak manfaat bagi seluruh makhluk penghuni dunia. Aamiin"

Perbanyak berlatih mengelola dan menjaga selftalk kita agar  senantiasa positif !!!

Semoga bermanfaat dan kita selalu sehat paripurna serta selalu dlm lindungan-Nya....Aamiin 🙏
 
;