Created by : M
Satya Aruna
Andai
kau tau
Diriku
selalu mengharapkanmu
Dimanapun
kau berada
Diriku
selalu menantikanmu
Andai
kau tau
Diriku
selalu menunggumu
Tak
lelah diriku memperhatikanmu
Dari
cahaya yang selalu menyoroti dirimu
Senja
adalah periode yang indah
Periode yang tepat untuk merenung
Waktu dimana matahari mulai bergerak
Untuk
sejenak istirahat
Dalam
sebuah renungan
Banyak
harapan ku sempatkan padamu
Niscaya
kelak kau akan menjadi dewasa
Wahai
tanamanku
@SatyaOo
Mahasiswa adalah elemen yang tak akan pernah terpisahkan dari
perjalan peradaban sebuah bangsa. Sejarah di dunia ini, baik di Barat maupun di
Timur, telah menjadi bukti idealisme, kepeloporan, pemikiran kritis,
konsistensi semangat perubahan, dan pergerakannya yang melekat pada sosok
mahasiswa telah banyak banyak mewarnai peradaban negeri di berbagai belahan
dunia(Muhtadi,2013).
Pergerakan Mahasiswa adalah sebuah bukti bahwa mahasiswa itu
dapat berfungsi sebagai penggerak untuk reformasi perubahan dalam segala aspek
dan aturan untuk menjadi lebih baik bagi masyarakat. Seperti pada umumnya pola
pergerakan mahasiswa mayoritas dilakukan dengan cara demonstrasi untuk mencapai
suatu tujuan yang diinginkan.
Jika kita melihat pada pola pergerakan mahasiswa masa lalu
maka yang selalu kita ingat adalah peristiwa tahun 1998 yaitu demonstrasi
mahasiswa terkait kontranya terhadap kebijakan-kebijakan Presiden Soeharto pada
masa itu. Mahasiswa menginginkan adanya reformasi perubahan politik untuk rakyat
Indonesia yang lebih baik. Demo besar-besaran pun dilakukan tepatnya di
Universitas Trisakti di Jakarta. Dengan adanya demo tersebut maka menimbulkan
resiko yang terjadi yaitu mahasiswa yang menjadi korban karena adanya
perlawanan dari polisi dan tentara setempat.
Namun jika kita melihat pola pergerakan mahasiswa sekarang,
demonstrasi mulai terminimalisir. Bukan lagi sebuah
gerakan yang bersifat anarkis, memaksa, mengancam, dan berakhir dengan bentrok,
namun gerakan yang sukarela, dimulai dari kesadaran untuk melakukan hal yang
benar, menjunjung tinggi moralitas. Gerakan sosial menjadi sebuah inovasi
baru bagi pola pergerakan mahasiswa kedepannya bertujuan
untuk menegur pembuat kebijakan dengan maksud mengubah keyakinan atau pandangan
terhadap isu tertentu, dan mengajak agar mereka melakukan hal yang sama.Contohnya
adalah Earth Hour, Gerakan Indonesia Mengajar, Gerakan Indonesia Diet Kantong
Plastik dan lainnya.
Kemudian jika memikirkan pola pergerakan mahasiswa pada masa
yang akan datang maka dapat diprediksi bahwa akan ada ide-ide kreatif yang
berdampak positif bagi pergerakan mahasiswa serta masyarakat karena didukung
oleh perkembangan teknologi yang semakin memudahkan mahasiswa untuk membuat
sebuah pergerakan yang nyata. Perubahan pola pikir mahasiswa ini tentunya akan
menimbulkan sinergisitas yang baik dengan pemerintah walaupun masih ada
beberapa kebijakan yang akan menimbulkan terjadinya demonstrasi oleh mahasiswa.
Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia!
Created by: @SatyaOo
Created by: @SatyaOo
Organisasi merupakan kumpulan orang-orang yang membentuk sebuah struktur dan memiliki tujuan bersama. Dengan mengikuti organisasi maka akan menambah nilai plus kita selain kuliah yang memang sebagai kewajiban kita. Organisasi mengajarkan untuk bersosialisasi antar manusia dan mengembangkan public speaking atau ilmu komunikasi yang dimiliki, karena komunikasi merupakan salah satu unsur utama dalam penilaian ketika akan bekerja di perusahaan setelah lulus kuliah.
Menurut
pemateri pertama yaitu kang Mei Susanto yang merupakan staff di DPR RI,
Ex-Ketua BPM FH dan Ex-Wakil Ketua Bem Kema Unpad bahwa Organisasi di
Universitas Padjajaran adalah Kema Unpad yaitu Keluarga Mahasiswa Unpad yang
bekerja sama dengan Rektorat Unpad, bukan Bem,Bpm dan Ukm yang selama ini kita
kenal sebagai organisasi di Unpad.
Kemudian
pada pemateri yang kedua yaitu kang Ridho yang merupakan Ex-Ketua Bem Kema FEB
tahun lalu, menjelaskan mengenai betapa pentingnya organisasi bagi seorang
mahasiswa. Beliau mengatakan bahwa dengan mengikuti organisasi maka kita dapat
mengembangkan pola pikir kritis, kreatif dan mengembangkan soft skill kita.
Selanjutnya
pemateri yang ketiga adalah kang Rian Oktora yang merupakan Ex-Menko kabinet
kolaborasi tahun lalu. Beliau memaparkan hal yang sama seperti kang Ridho
katakan bahwa organisasi itu penting dimulai sejak dini. Kang Tora pun
bercerita bahwa dia memulai organisasi sejak dia di sekolah dasar karena dengan
pengalaman yang banyak maka akan semakin terbiasa dalam menghadapi permasalahan serta dinamika yang ada dalam organisasi.
Pemateri
yang berikutnya yaitu kang Vino yang merupakan presiden mahasiswa ilmu
pemerintahan fisip Unpad, beliau mengajarkan kita bahwa dalam organisasi itu
adalah ajang kita buat mengeluarkan ide-ide kreatif kita dan mengadukan argumen
kita dengan rekan kerja kita sehingga menemukan solusi secara bersama dari
permasalahan yang timbul.
Kemudian
pemateri terakhir yaitu kang Ahmad yang merupakan Ex-Presiden Mahasiswa FTIP
Unpad. Kang Ahmad menjelaskan mengenai hakikat sebuah organisasi secara
keseluruhan dan juga menjelaskan organisasi dari sisi religi. Bahwa dengan
mengikuti organisasi kita akan bermanfaat bagi orang lain dan mendapat pahala,
kemudian dalam menjadi seorang pemimpin yang akan dilihat adalah bagaimana
performance dan attitudenya selama ini. Oleh karena itu, kita harus maksimalkan
setiap performance dan menjaga attitude baik kita terhadap orang lain.
Kesimpulannya
adalah organisasi merupakan hal yang penting bagi mahasiswa karena banyak ilmu
serta pengalaman yang akan didapat bukan hanya untuk hari ini namun untuk masa
depan kita ketika akan berkarir di dunia masyarakat yang luas kelak.
Created by : @SatyaOo
Langganan:
Komentar (Atom)









- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact