Minggu, 10 Januari 2021 2 Comments

SELF REMINDER #CoretanOo #52

Sebuah Kisah yang Inspiratif,  semoga bermanfaat.

Suatu Hari Seorang musafir lewat di suatu kampung... Ia melihat penduduk kampung lagi berkumpul ramai sekali.

Mereka sepertinya lagi mengadakan musyawarah besar.

Setelah mencari tahu, ternyata penduduk kampung itu lagi membicarakan siapa yang bersedia mau menjadi ketua kampung.

Ia menjadi heran, kenapa orang-orang ini justru mencari siapa yang mau menjadi pemimpin, karena menurut kebiasaan, orang malah rebutan untuk jadi pemimpin.

Rupanya ada suatu tradisi aneh di kampung itu. Setiap seorang pemimpin Yang Telah selesai menjalankan tugas, ia akan dibuang ke suatu tempat yang sangat berbahaya.

Di padang pasir yang dipenuhi binatang buas dan berbisa.

Setiap orang yang masuk ke sana mustahil bisa keluar lagi dengan selamat.

Setelah berpikir sejenak ia menawarkan diri untuk jadi pemimpin di kampung itu.

Tentu saja penduduk kampung menjadi heran sekaligus senang. Dengan penuh yakin ia menanda tangani perjanjian untuk menjadi pemimpin dan siap dibuang setelah 10 tahun menjalankan tugas.

Namun musafir ini ternyata seorang yang sangat cerdas.

Pantas sekali ia berani menawarkan diri jadi pemimpin negeri itu.

Di tahun pertama dan kedua ia mengumpulkan dana yang sangat besar.

Pada tahun ketiga, ia menugaskan orang untuk membuat jalan ke padang pasir tempat yang akan dijadikan tempat pembuangannya.

Tahun keempat, ia membersihkan tempat itu dari binatang buas dan berbisa.

Tahun kelima, ia memerintahkan orang untuk mengalirkan air dan menanaminya dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan.

Tahun keenam sampai kedelapan, ia menyulap daerah itu menjadi kota yang sangat megah dan membuat istana yang indah untuk tempat ia ketika dibuang nanti.

Akhirnya pada tahun kesembilan.  ia justru merindukan jabatannya segera berakhir, karena ia tidak sabaran lagi untuk menempati rumah masa depannya.

Itulah gambaran dunia dan akhirat bagi orang yang sadar.

Ada orang yang merasa cemas akan kematian karena ia membiarkan rumah masa depannya dipenuhi binatang buas dan berbisa.

Rumahnya hancur berantakan, bahkan dipenuhi api.

Tapi bila kita persiapkan dengan segala amal shaleh, justru akan membuat kerinduan untuk segera menuju ke sana.

Firman Allah SWT:

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan."

{QS Al-Ankabut: 57}.

Orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah KEMATIAN,,, kehidupan akherat yang panjang...

Jadilah orang yang cerdas!

Manfaatkan hari ini untuk menyiapkan sesuatu yang lebih baik buat di sana (Surga).

Semoga kita bisa menjadi musafir yg cerdas itu.Aamiin....

Salam sehat dan semangat tak berbatas....

Boleh lelah tapi jangan menyerah


Edited by: @SatyaOo @Abdillah

Sabtu, 02 Januari 2021 0 Comments

Filosofi Angin Sepoi-sepoi #CoretanOo #51

"FILOSOFI ANGIN SEPOI-SEPOI"

Seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon yang tinggi. Dia nggak sadar sedang diintip oleh tiga angin besar.

1. Angin Topan

2. Angin Tornado 

3. Angin Bahorok

Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, 

siapa yg bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon yang tinggi.

Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik.

Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik, katanya.

Angin Bahorok senyum ngeledek dan bilang,15 detik juga jatuh tuh monyet.

Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju.

Angin TOPAN duluan,

dia tiup sekencang-kencangnya, Wuuusss

Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung pegang batang pohon kelapa, Dia pegang sekuat-kuatnya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh si monyet. Angin Topan pun nyerah.

Giliran Angin TORNADO.

Wuuusss… Wuuusss…

Dia tiup sekencang-kencangnya. Nggak jatuh juga tuh monyet.

Angin Tornado juga nyerah.

Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kencang lagi dia tiup.

Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kencang pegangannya.

Nggak jatuh-jatuh.

Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh.

Daya tahannya luar biasa.

Nggak lama, datang si angin SEPOI-SEPOI..

Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Keinginan itu diketawain sama tiga angin lainnya. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil.

Nggak banyak omong, angin SEPOI-SEPOI langsung meniup ubun-ubun si monyet. Psssss…

Enak banget. Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia terus lepas lah pegangannya

Alhasil, akhirnya Si Monyetpun Terjatuh dalam nikmatnya Angin Sepoi-Sepoi


PESAN MORAL 

Boleh jadi ketika kita Diuji dengan KESUSAHAN

Dicoba dengan PENDERITAAN

Didera MALAPETAKA… Kita kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya…

Tapi jika kita diuji dengan KENIKMATAN… KESENANGAN… KELIMPAHAN… KEKAYAAN... KEKUASAAN...

Dan..

Kejayaan....

Disinilah "KEJATUHAN” itu terjadi.

Jangan sampai kita terlena…terbuai..

Tetap 

”Rendah hati”

“Mawas diri”, 

“Sederhana”, 

"Berbuat Amal"

"Hati2 dlm tindakan , perbuatan dan perkataan"

Karena bukan KRITIKAN yang membuat kita "JATUH" tapi sanjungan & pujian.

Inilah hikmah Filosofi ANGIN SEPOI-SEPOI

Semoga bermanfaat


Edited By: @SatyaOo

Jumat, 11 Desember 2020 0 Comments

The Power Of Dreams! #CoretanOo #50

"The Power Of Dreams"

 

Sabtu, 05 Desember 2020 0 Comments

Tidak Hanya Kerja Keras! #CoretanOo #49

 "TIDAK HANYA KERJA KERAS"

Si A dan Si B sama-sama diterima di sebuah perusahaan distribusi sebagai salesman setelah lulus. Mereka berdua bekerja keras.

Dua tahun kemudian bos C mengangkat B menjadi Sales Supervisor. sedangkan A tetap saja menjadi Salesman.

Suatu hari A tidak tahan lagi dan mengajukan pengunduran dirinya kepada bos C. Alasan A perusahaan ini tidak memperhatikan orang yang bekerja keras, hanya orang yang pandai menjilat bos saja yang bisa naik.

Bos Chandra tau bahwa Joko pekerja keras tetapi untuk menyadarkan A apa beda dia dengan B maka ia memberikan satu tugas kepada A.Ia meminta A untuk menemukan seorang pedagang semangka di pasar dekat kantor.

Saat A kembali, bos C bertanya: “Sudah kau temukan A?” “Sudah pak” jawab A. “Berapa harga semangkanya?” tanya Bos C. 

A pergi ke pasar lagi untuk menanyakan harga semangka lalu kembali menghadap bos C dan berkata: “ Rp 1000 per kg pak.”

Bos C berkata kepada A bahwa sekarang dia akan memberi perintah yang sama kepada B.

B ke pasar dan setelah kembali menghadap ke bos C. B lapor kepada bos C: “Di pasar hanya ada 1 pedagang semangka, harga semangka Rp 1000 per kg, kalau beli 100 kg hanya Rp 800 per kg nya,- ia mempunyai stok 324 biji, yang 32 dipajang di counternya. Semangka didatangkan dari Indramayu 2 hari yang lalu, warnanya hijau segar dan isinya merah jingga, kualitasnya bagus.”

A sangat terkesan dengan laporan B dan memutuskan untuk tidak jadi mengundurkan diri tetapi akan belajar lebih banyak dari B. 

Morale of the story Kawan !

Bekerja lebih keras saja tidak cukup. Seorang yang lebih sukses meneliti lebih banyak, berpikir lebih banyak dan mengerti lebih mendalam.

Untuk alasan yang sama seorang yang lebih sukses melihat beberapa tahun ke depan sedangkan anda hanya melihat esok hari saja.

Perbedaan antara 1 hari dan 1 tahun adalah 365 kali lipat.

Semoga memberi inspirasi untuk anda menjadi lebih sukses, salam sukses...!!


Edited by: @SatyaOo

Sabtu, 21 November 2020 0 Comments

About Value#CoretanOo #48

"About Value"


 

Kamis, 29 Oktober 2020 0 Comments

DOA SEORANG ANAK KECIL #CoretanOo #47

 "DOA SEORANG ANAK KECIL"

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba lari.

Sebelum pertandingan dimulai Anak kecil itu duduk seraya menundukkan kepala lalu memanjatkan doa...

Pertandinganpun dimulai; Dan ia pertama kali mencapai garis finish dan keluar sebagai juara.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya, “Hai jagoan, kamu tadi pasti berdoa agar kamu menang bukan ?”

Anak itu menggeleng...

“Bukan Pak, rasanya tidak adil berdoa untuk bisa mengalahkan orang lain. Aku hanya berdoa supaya tidak menangis kalau aku kalah.

Semua hadirin terdiam ...

Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan.

Permohonan anak ini merupa-kan doa yang luar biasa. Dia tidak meminta Tuhan mengabul-kan semua harapannya, namun ia berdoa... agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi.

Seringkali kita berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita.

Kita meminta agar Tuhan menghalau setiap halangan yang ada di depan mata.

Tidak ada yang salah dengan itu! Namun bukankah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbingan dan hikmatNya untuk dapat mengerti rencanaNya, terutama saat kita mengalami kegagalan dan kekalahan?

Berdoa untuk menang/berhasil itu biasa, tapi berdoa untuk bisa mengerti kehendakNya saat kita gagal ... Itu Luaarr Biasaa ! 🙏🏼


Edited by: @SatyaOo

Minggu, 18 Oktober 2020 0 Comments

Kehangatan Persaudaraan #CoretanOo #46

"Kehangatan Persaudaraan"

Seorang pria, yang biasanya secara teratur rajin menghadiri pertemuan keluarga tiba-tiba tanpa pemberitahuan apapun, mendadak berhenti berpartisipasi pada kelompok tsb.

Setelah beberapa minggu berlalu, pada suatu malam yang sangat dingin, ketua dari kelompok keluarga tsb memutuskan untuk mengunjunginya.

Dia menemukan pria itu di rumah sendirian, duduk di depan perapian api yang menyala.

Pria tsb menyambut sang ketua.  Beberapa saat berlalu, hanya ada keheningan yang diantara mereka.

Kedua pria itu hanya duduk diam menyaksikan nyala api menari nari  di sekitar batang kayu yang berderak di perapian.

Setelah beberapa menit sang ketua, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, berdiri lalu memeriksa bongkah bongkah kayu yang terbakar diperdiangan dan memilih salah satu yang paling menyala dan bersinar diantara bongkahan kayu lainnya, kemudian dengan menggunakan penjepit dia memindahkannya ke samping perapian. Lalu dia duduk kembali.

Tuan rumah hanya duduk diam sambil memperhatikan semuanya dengan tertarik.

Tak lama kemudian, nyala api dari  kayu yang disisihkan itu meredup dan lambat laun padam.

Dalam waktu singkat apa yang sebelumnya begitu terang dan panas berubah menjadi sepotong kayu mati, hitam tidak menarik.

Sejak kedatangan sang ketua, tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua, hanya beberapa patah kata yang terucap.

Sebelum bersiap untuk pamit dan pergi, sang ketua dengan penjepit tadi mengambil potongan kayu yang mati itu dan meletakkannya kembali di tengah kobaran api. Dengan segera potongan kayu tsb disambar oleh jilatan api yang panas, dan tak lama kemudian menyala lagi, terkena nyala api & panas bara api di sekitarnya.

Ketika sang ketua mencapai pintu untuk pergi, tuan rumah berkata: “Terima kasih atas kunjungan Anda dan pelajaran yang Anda berikan. Saya akan segera kembali datang ke pertemuan keluarga kita.”

Mengapa grup itu begitu penting?  Sangat sederhana:

Karena setiap anggota yang menarik diri dari grup/kelompoknya akan mengurangi api semangat & kehangatan dari dirinya sendiri dan dari anggota lainnya.

Perlu diingatkan kepada anggota grup bahwa mereka adalah bagian dari nyala api itu, serta baik juga untuk mengingatkan diri kita sendiri bahwa kita semua bertanggung jawab untuk menjaga api tetap menyala, serta kita harus mendukung persatuan di antara grup kita sehingga apinya benar-benar kuat, efektif dan tahan lama.

GRUP JUGA ADALAH KELUARGA



“Tidak masalah jika terkadang kita merasa terganggu oleh begitu banyak pesan pesan,  pertengkaran dan kesalahpahaman.”

Yang penting adalah kita tetap terhubung.  Kita berada dalam grup untuk bertemu, bersilaturahmi, belajar, bertukar ide, atau sekadar untuk mengetahui bahwa kita tidak sendiri.

Hidup itu terasa lebih indah bila dilalui bersama teman & keluarga.


Mari kita jaga terus nyala api ini.


Edited By: @SatyaOo

 
;